![]() |
| Image by Dani Géza from Pixabay |
ia yang terlelap
sedang berbincang
dengan yang
di dalam dan luar
diri.
takdir tercatat
sejak pertama hari
didatangkan
dari hangat
rengkuhan.
kepada siapa
ia akan memberi
makna.
![]() |
| Image by Dani Géza from Pixabay |
ia yang terlelap
sedang berbincang
dengan yang
di dalam dan luar
diri.
takdir tercatat
sejak pertama hari
didatangkan
dari hangat
rengkuhan.
kepada siapa
ia akan memberi
makna.
![]() |
| Image by Larisa Koshkina from Pixabay |
Tak ada yang perlu dicemaskan
selagi embun masih menitik
di ujung daun pagi.
Sebab ini tentangmu
kebaikan yang sempurna
bagai cerah cahaya.
Tak ada yang patut disembunyikan
kebahagiaan telah datang
sinar yang terang.
![]() |
| Image by Anastasiya Babienko from Pixabay |
Dalam diriku; ada gairahmu yang menantang hidup, tegar melintas hadangan di setiap perjalanan, tenang menghalau ombak yang menghantam laju kaki melangkah. kasih yang kauberikan menenangkan setiap datang gejolak, meredam hawa amarah yang kadang melipat logika.
Dalam diriku; rindumu yang tak pernah lunas terlampiaskan, menggusur arus ketidakyakinan di depan. dan, bersamamu adalah takdir sekalian harapan
![]() |
| Gambar oleh Anrita dari Pixabay |
saling berebut ingin terlampiaskan
di tengah cuaca yang gerah
beribu keinginan bisa menyulut amarah
meredalah reda segala kesah
segarkan tubuh ini sejenak
lepaskan penat yang tak mau beranjak
lalu lupakan setiap pilu kisah
dan bernafaslah denganku
menjadi satu dirimu
19.11.17
yang terbaik yang pernah kauhasilkan
sewaktu kau angkat ada sisa adonan
yang menempel di permukaan loyang
: sepertiku yang tak pernah bisa jauh darimu
1.3.17
aku ringkih tak bersamamu
dirundung rindu tak berkesudahan
di bawah rindang pohonan
kutuliskan sejuta kata cinta
: untukmu, aku berseru
dengan kelembutan angin
dan kehangatan cahya mentari
segera kukabarkan kepada alam raya
kekasih yang kucari tlah kutemukan
: adamu, menyempurnakanku
02/12/17
Barangkali, kita tak pernah
benar saling memiliki,
hanya sekadar saling memeluki
ketika datang sepi.
Barangkali, kita tak pernah
benar saling mengingini
hanya sekadar saling mengangani
ketika tiba sunyi.
01/01/2021
![]() |
| google.com |
![]() |
| google.com |
Kepada siapa rindu ini akan sampai
angin kemarau di antara ranting kering
rekah tabah hamburkan debu-debu
di mana segala tanya ini akan usai?
Kepada siapa rindu ini akan sampai
embun pagi bercampur rintik hujan
tanah basah dan kodok sawah
hendak ke mana terbawa risau ini?
Jika hati yang menanti sedang galau
bersegera mencari tempat bernaung
dari segala goda dia berlindung
menunggu kekasih datang menyanjung
selalu saja ada yang tersisa
di antara lelap dan senyap
: percakapan kecil tanpa kata